Monday, April 25, 2016

Mata Kuliah Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management)


Bentuk knowledge management pada suatu organisasi dapat berupa tacit maupun explicit knowledge dan dapat yang bersifat individual maupun oragnisasi. Pada umumnya konten knowledge management berupa aspek teknis operasional, aspek pendukung operasional seperti organization motivation, organization environment, organization capacity, aspek teknis produksi, proses internal bisnis dll. Knowledge management melalui kecerdasan buatan dan/atau teknologi informasi mampu menciptakan dan meningkatkan budaya organisasi dan performace personal/organisasi. Mekanisme tersebut mengikuti formulasi SECI/knowledge spiral yang dikembangkan oleh Ikujiro Nonaka (1998). Tacit knowledge yang dimiliki oleh yang tenaga kerja/karyawan/anggota organisasi diubah menjadi explicit knowledge melalui proses ekstenalisasi. Proses know-how dan pengalaman yang personal/organisasi dapatkan dalam bentuk tulisan artikel atau bahkan buku. Kepada personel yang mendokumentasikan knowledge tersebut sebaiknya diberikan apresiasi berupa reward. Dokumentasi tersebut akan sangat bermanfaat bagi orang lain yang sedang memerlukannya. Peningkatkan budaya organisasi dan personal performance juga dapat dilakukan melalui proses kombinasi yakni memanfaatkan explicit knowledge yang ada untuk implementasikan menjadi explicit knowledge lain. Proses ini sangat berguna untuk meningkatkan keterampilan dan produktifitas personal/organisasi. Explicit knowledge yang ada dapat di hubungkan dan dikombinasikan menjadi explicit knowledge baru yang lebih bermanfaat. Proses selanjutnya adalah proses internalisasi mengubah explicit knowledge sebagai inspirasi datangnya tacit knowledge. Bahasa lainnya adalah learning by doing. Dengan referensi dari manual dan buku yang ada, saya mulai bekerja, dan saya menemukan pengalaman baru, pemahaman baru dan know-how baru yang mungkin tidak didapatkan dari buku tersebut. Sedangkan proses berikutnya adalah proses sosialisasi (socialization), yakni mengubah tacit knowledge ke tacit knowledge lain. Hal yang juga terkadang sering dilupakan. Contoh kongkrit adalah belajar dari orang lain, yang mungkin lebih berpengalaman. Proses ini membuat pengetahuan lebih terasah dan juga penting untuk peningkatan diri sendiri. Proses ini akan berputar pada proses pertama yaitu eksternalisasi. Semakin sukses menjalani proses perolehan tacit knowledge baru, semakin banyak explicit knowledge yang berhasil diproduksi pada proses eksternalisasi. 
Beberapa definisi mengenai Knowledge Management yang ada dalam literatur diantaranya:
  • Nonaka & Takeuchi (1994): Knowledge Management adalah alat manajemen yang membenarkan keyakinan bahwa pengetahuan menjadi aset untuk meningkatkan kapasitas organisasi agar mampu bekerja lebih efektif.
  • Anderson dan APQC (1996): Knowledge Management merupakan sebuah proses pembelajaran orang dalam menggunakan informasi.
  • Karl Erik Sveiby (1997) menjelaskan bahwa Knowledge Management adalah sebuah seni untuk menciptakan nilai organisasi dari aset intangible yang dimilikinya.
  • Delphi (1998): Knowledge Management merupakan praktik dan teknologi untuk memfasilitasi proses penciptaan dan pembagian pengetahuan.
  • Davenport dan Prusak (1998) mendefinisikan Knowledge Management sebagai sebuah upaya untuk mencatat pengetahuan eksplisit faktual dan pengetahuan taksit yang ada di dalam perusahaan untuk mencapai objektif bisnis.
  • Newman dan Conrad (1999), menyatakan Knowledge Management adalah suatu disiplin yang mencari peningkatan kinerja individual dan organisasi, dengan mengelola dan mengungkit nilai saat ini dan nilai yang akan datang dari aset pengetahuan.
  • Harvard College (1999) menjelaskan Knowledge Management sebagai suatu proses terhormat dan terarah dalam mencerna informasi yang telah dimiliki suatu perusahaan, dan mencari apa yang dibutuhkan oleh masing-masing individu di dalam perusahaan tersebut, untuk kemudian memfasilitasinya agar mudah diakses dan selalu tersedia bilamana dibutuhkan.
  • UNDP menjelaskan bahwa Knowledge Management adalah program kerja untuk menjalankan proses penangkapan, penyimpanan, dan berbagi pengetahuan, karenanya kita akan dapat melakukan proses belajar dari pengalaman kerjanya, yang digunakan untuk menyongsong masa depannya.
  • Bock (2001) mendefinisikan Knowledge Management sebagai program manajemen untuk mengelola dan menyatukan sekumpulan aktivitas akuisisi, penciptaan, dan pembagian pengetahuan.
  • Bryan Bergeron (2003) menjelaskan Knowledge Management sebagai alat bantu manajemen untuk mendukung suksesnya strategi bisnis perusahaan, untuk memaksimumkan capaian kinerja perusahaan, dengan pendekatan sistematik dalam mengelola aset intelektual perusahaan dan/atau pengetahuan sehingga perusahaan memiliki competitive advantages.
  • Carl Davidson dan Philip Voss (2003) menjelaskan Knowledge Management merupakan cara bagaimana organisasi mengelola karyawan mereka, mengidentifikasi pengetahuan yang dimiliki, menyimpan dan membagikannya kepada tim, meningkatkan kualitas dan nilai dari pengetahuan tersebut untuk menghasilkan inovasi berbasis pengetahuan.
  • CWA (2004): Knowledge Management adalah aktivitas manajemen dan proses untuk mengungkit tumbuh kembangnya pengetahuan dalam organisasi, dengan mengelola pengetahuan untuk meningkatkan daya kompetisi perusahaan melalui perbaikan proses penciptaan dan penggunaan pengetahuan individual maupun organisasional.
  • American Productivity and Quality Centre (Foo dkk, 2007) mendefinisikan Knowledge Management sebagai strategi dan proses identifikasi, penangkapan, dan pengungkitan pengetahuan organisasi.
  • David Gurteen (2012) menjelaskan Knowledge Management sebagai perasaan manusia untuk melakukan proses berbagi pengetahuan, serta belajar dan bekerja bersama secara lebih efektif, sebagai sebuah proses yang secara mental menyenangkan (fun mentality). Dengan konsep ini, Gurteen menciptakan proses berbagi pengetahuan, yang dikenal dengan nama Knowledge Caffee.

Klik disini untuk materi :

KM_1KM_2a /KM2b,  KM3a/KM3b, Contoh-KMS, UTS,  KM4/KM4bKM5/KM5bContoh_kasus_KM, UAS, …, Buku_KM1, Buku_KM2, etc.



No comments:

Post a Comment